Ma...
Kenapa aku semakin tidak bisa mengerti dirimu? Kenapa engkau pun semakin tidak bisa mengerti diriku? Atau memang karena tidak mau mengerti aku..
Ma..
Apa mama tahu aku sangat terluka sekarang? Apa mama tahu aku sangat ingin pergi selamanya saja melihat kau tidak memperdulikan aku..
Ma..
Aku ini hanya satu-satunya putri yang kau punya, yang kau lahirkan kedunia tanpa aku ingini.. Atau kau memang tidak pernah menginginkan aku?
Ma..
Salahkah aku disaat anak perempuan lainnya sedang bermanja dengan mama mereka aku pun menginginkannya? Atau harus sedingin apakah aku untuk menjadi sepertimu..
Ma..
Aku sangat mencintai dirimu melebihi apapun, sekali pun harus meregang nyawa demi mu aku rela..
Ma..
Kau tahu aku begitu menyesali kesalahan yang aku perbuat, aku sangat ingin memperbaikinya.. Atau apakah kau menginginkan aku larut dalam penyesalan hingga aku memilih mati untuk tidak merasakan pedihnya?
Ma..
Aku sangat membutuhkan mu, aku ingin kau memelukku penuh kasih sekali saja.. Atau apakah kau ingin aku pergi selamanya tanpa merasakan pelukmu saat ini?
Ma..
Maafkan aku...Selamanya aku tidak akan pernah bisa jadi yang terbaik.
Aku sangat mencintaimu sampai akhir hidupku, walau ku tidak bisa membayarnya sampai aku tiada sekali pun.
Ma..
Kalau ku pergi nanti dan tiada ku di sisimu, aku selalu akan melihatmu dari sana, aku selalu akan tersenyum dalam ketiadaanku..
Bahagialah ma, selamanya...(maafkan aku)
WELCOME!! Sqw23-homeyland' creature.,
dSparkling'out of ME
Empty...without you'
Posted by Ms. ShineDowi at 9/27/2011 04:10:00 am
Detik ini kotak kepedihan ku terbuka. Aku pun tidak tahu harus bersikap bagaimana.
*hahhh* Rasanya seperti hujan batu, menimpuki perasaanku tiada henti. Ini semua karena-nya. Karena dia aku selalu terluka, karena dia aku menangis tiada henti. Namun hati-nya tetap saja begitu dingin kepada ku..
I love you so much..
I really need you in my life..
Did you know I miss you so much ? And I always wait for your loving hug..
But why do you say I am not heartless and evil so...
Do you know your words hurt me so hard until make me can't breathing well.
Why can't you be a little sweet to me ?
*crying hard* I am so sorry Mom, I am so..so sorry for everything done. Why you are always hurt me? What should I do to make you hug me now? *what should I do*
*hahhh* Rasanya seperti hujan batu, menimpuki perasaanku tiada henti. Ini semua karena-nya. Karena dia aku selalu terluka, karena dia aku menangis tiada henti. Namun hati-nya tetap saja begitu dingin kepada ku..
I love you so much..
I really need you in my life..
Did you know I miss you so much ? And I always wait for your loving hug..
But why do you say I am not heartless and evil so...
Do you know your words hurt me so hard until make me can't breathing well.
Why can't you be a little sweet to me ?
*crying hard* I am so sorry Mom, I am so..so sorry for everything done. Why you are always hurt me? What should I do to make you hug me now? *what should I do*
Rindu, ......
Posted by Ms. ShineDowi at 9/17/2011 05:47:00 am
Selama aku mencari
Selama aku menanti
Bayang-bayangmu di batas senja
Matahari membakar rinduku
Ku melayang terbang tinggi
Bersama mega-mega, menembus dinding waktu
Ku terbaring dan pejamkan mata
Dalam hati ku panggil namamu
Semoga saja kau dengar dan merasakan
Getaran di hatiku yang lama haus akan belaianmu
Seperti saat dulu saat-saat pertama
Kau dekap dan kau kecup bibir ini
Dan kau bisikkan kata-kata aku cinta padamu
Peluhku berjatuhan, menikmati sentuhan
Perasaan yang teramat dalam
Telah kau bawa segala yang ku punya
Rindu ini telah sekian lama terpendam
Getaran di hatiku yang lama haus akan belaianmu
Seperti saat dulu saat-saat pertama
Kau dekap dan kau kecup bibir ini
Dan kau bisikkan kata-kata yeah aku cinta
Kepadamu ooh
Kepadamu ooh
Selama aku menanti
Bayang-bayangmu di batas senja
Matahari membakar rinduku
Ku melayang terbang tinggi
Bersama mega-mega, menembus dinding waktu
Ku terbaring dan pejamkan mata
Dalam hati ku panggil namamu
Semoga saja kau dengar dan merasakan
Getaran di hatiku yang lama haus akan belaianmu
Seperti saat dulu saat-saat pertama
Kau dekap dan kau kecup bibir ini
Dan kau bisikkan kata-kata aku cinta padamu
Peluhku berjatuhan, menikmati sentuhan
Perasaan yang teramat dalam
Telah kau bawa segala yang ku punya
Rindu ini telah sekian lama terpendam
Getaran di hatiku yang lama haus akan belaianmu
Seperti saat dulu saat-saat pertama
Kau dekap dan kau kecup bibir ini
Dan kau bisikkan kata-kata yeah aku cinta
Kepadamu ooh
Kepadamu ooh
My heart's fill, .....***
Posted by Ms. ShineDowi at 9/13/2011 07:32:00 pm
Every second, every minute, every hour, every noon, every night, every day, every week and every month, every year up to start a new change, no change in my life....
Makes breathing more difficult, I felt suffocated...
Always been pensive, sad to see the point of life itself increasingly blurred.
I want to help, I need help...
My age is increasing rapidly, the greater the sense of inferior because I looked less and less ideal.
I have to do the changes? Change what and how?
God forgive me...not me complaining. But there are doubts that my heart, this my heart's fill.
Please listen to that
I want to be valuable as well. Not to be praised, but I want to be loved...
Makes breathing more difficult, I felt suffocated...
Always been pensive, sad to see the point of life itself increasingly blurred.
I want to help, I need help...
My age is increasing rapidly, the greater the sense of inferior because I looked less and less ideal.
I have to do the changes? Change what and how?
God forgive me...not me complaining. But there are doubts that my heart, this my heart's fill.
Please listen to that
I want to be valuable as well. Not to be praised, but I want to be loved...
Even if I die, I can't let you go
Posted by Ms. ShineDowi at 8/20/2011 11:08:00 am
Even though I'm young, the pain is the same
Just because I don't know the world very well
Doesn't mean that I don't know pain
Why do you lie, saying it'll be okay?
How will my heart that hurts this much
Be healed so easily?
How will I live without you?
That's why I
Can't let you go, even if I die
How am I suppose to let you go?
Whether you go or leave, fix my heart
If you can't fix it so that I won't be in pain
So that I can at least live
I wouldn't be able to live anyway
I can't let you go, even if I die
No matter how much you push me away
I'll hold onto you until the end
So that you won't be able to go anywhere
If you're really going to leave, then lie
That we should meet again tomorrow
That we should meet as we smile
If breaking up wasn't a joke, then I
Can't let you go, even if I die
How am I suppose to let you go?
Whether you go or leave, fix my heart
If you can't fix it so that I won't be in pain
So that I can at least live
I wouldn't be able to live anyway
I can't let you go, even if I die
We went through so much time together
How are you telling me to live by myself now?
I can't do that, I can't
I can't let you go, even if I die
I really can't let you go
How am I suppose to let you go?
I can't let you go
Whether you go or leave, fix my heart
If you can't fix it so that I won't be in pain
So that I can at least live
I wouldn't be able to live anyway
I can't let you go, even if I die
Just because I don't know the world very well
Doesn't mean that I don't know pain
Why do you lie, saying it'll be okay?
How will my heart that hurts this much
Be healed so easily?
How will I live without you?
That's why I
Can't let you go, even if I die
How am I suppose to let you go?
Whether you go or leave, fix my heart
If you can't fix it so that I won't be in pain
So that I can at least live
I wouldn't be able to live anyway
I can't let you go, even if I die
No matter how much you push me away
I'll hold onto you until the end
So that you won't be able to go anywhere
If you're really going to leave, then lie
That we should meet again tomorrow
That we should meet as we smile
If breaking up wasn't a joke, then I
Can't let you go, even if I die
How am I suppose to let you go?
Whether you go or leave, fix my heart
If you can't fix it so that I won't be in pain
So that I can at least live
I wouldn't be able to live anyway
I can't let you go, even if I die
We went through so much time together
How are you telling me to live by myself now?
I can't do that, I can't
I can't let you go, even if I die
I really can't let you go
How am I suppose to let you go?
I can't let you go
Whether you go or leave, fix my heart
If you can't fix it so that I won't be in pain
So that I can at least live
I wouldn't be able to live anyway
I can't let you go, even if I die
Only Hope
Posted by Ms. ShineDowi at 8/20/2011 11:03:00 am
There’s a song that’s inside of my soul.
It’s the one that I’ve tried to write over and over again
I’m awake in the infinite cold.
But you sing to me over and over and over again.
So, I lay my head back down.
And I lift my hands and pray
To be only yours, I pray, to be only yours
I know now you’re my only hope.
Sing to me the song of the stars.
Of your galaxy dancing and laughing and laughing again.
When it feels like my dreams are so far
Sing to me of the plans that you have for me over again.
So I lay my head back down.
And I lift my hands and pray
To be only yours, I pray, to be only yours
I know now, you’re my only hope.
I give you my destiny.
I’m giving you all of me.
I want your symphony, singing in all that I am
At the top of my lungs, I’m giving it back.
So I lay my head back down.
And I lift my hands and pray
To be only yours, I pray, to be only yours
I pray, to be only yours
I know now you’re my only hope.
hmmmmm, hmmmmm, oooooh.
It’s the one that I’ve tried to write over and over again
I’m awake in the infinite cold.
But you sing to me over and over and over again.
So, I lay my head back down.
And I lift my hands and pray
To be only yours, I pray, to be only yours
I know now you’re my only hope.
Sing to me the song of the stars.
Of your galaxy dancing and laughing and laughing again.
When it feels like my dreams are so far
Sing to me of the plans that you have for me over again.
So I lay my head back down.
And I lift my hands and pray
To be only yours, I pray, to be only yours
I know now, you’re my only hope.
I give you my destiny.
I’m giving you all of me.
I want your symphony, singing in all that I am
At the top of my lungs, I’m giving it back.
So I lay my head back down.
And I lift my hands and pray
To be only yours, I pray, to be only yours
I pray, to be only yours
I know now you’re my only hope.
hmmmmm, hmmmmm, oooooh.
Confusing in mind
Posted by Ms. ShineDowi at 8/10/2011 07:29:00 pm
So many opportunity that I passed by. . .Everything cz all people that I love'.
So many...So many...A lot for them all
But they said like I never do something best for them, Until I never ask to my self *how about my feeling?*
Allah...Please give a way to hold me from my sadness. Let I give my sincere n my shiny to them all... That I must leave all what I dreamed ? One by one them going to far n leave me here lonely.
"F*****r : Go out here ! And never back, and never call me your f*****r again cz I never have daughter now !"
"M*****r : It's up to you now. I didn't have anything to help you reach what you want, be realizing...Let do like what I want, and never go out_staying here forever. Never see your dream like dreaming, you didn't have anything more able."
"B*g Bro : See our lilbro's future. Let we make he finish his school... Take some work to make your finance well."
"L*l Bro : You are very lucky, not like me...They never care me !"
All say full of presure. Make me depress n can't control my feeling. *That they said I must do ? Leave all I dreamed... N be like they need n they want*
Thanks for everything thatworst n best you give to me Allah. I need you, Please caring all people that I love much...
Now I just stuck, How I must do now ? Still with my dream or Do that they dream...
So many...So many...A lot for them all
But they said like I never do something best for them, Until I never ask to my self *how about my feeling?*
Allah...Please give a way to hold me from my sadness. Let I give my sincere n my shiny to them all... That I must leave all what I dreamed ? One by one them going to far n leave me here lonely.
"F*****r : Go out here ! And never back, and never call me your f*****r again cz I never have daughter now !"
"M*****r : It's up to you now. I didn't have anything to help you reach what you want, be realizing...Let do like what I want, and never go out_staying here forever. Never see your dream like dreaming, you didn't have anything more able."
"B*g Bro : See our lilbro's future. Let we make he finish his school... Take some work to make your finance well."
"L*l Bro : You are very lucky, not like me...They never care me !"
All say full of presure. Make me depress n can't control my feeling. *That they said I must do ? Leave all I dreamed... N be like they need n they want*
Thanks for everything thatworst n best you give to me Allah. I need you, Please caring all people that I love much...
Now I just stuck, How I must do now ? Still with my dream or Do that they dream...
One
Posted by Ms. ShineDowi at 7/08/2011 08:17:00 am
When, I saw you for the first time
I knew you were the one.
You didn't say a word to me.
But love, was in the air.
Then you held my hand
Pulled me into your world
From then on my life
Has changed for me
Now I'll never feel lonely again
Coz you are in my life...
Love...
How can I explain to you
The way I feel inside when I think of you..
I thank you for everything that you showed me.
Don't you ever forget that I love you.
Love, I know that someday real soon
You'll be right next to me.
Holding me so tight.
So I will always be yours.
Although we can't be together now.
Remember I am here for you.
And I know you're there for me.
Whenever I want to be with you
I just close my eyes and pretend you're near
I see you, I touch you, I feel you, like real
Nothing can ever change what I feel inside.
How long must I be far away from you?
I don't know dear, but I know we are One...
I knew you were the one.
You didn't say a word to me.
But love, was in the air.
Then you held my hand
Pulled me into your world
From then on my life
Has changed for me
Now I'll never feel lonely again
Coz you are in my life...
Love...
How can I explain to you
The way I feel inside when I think of you..
I thank you for everything that you showed me.
Don't you ever forget that I love you.
Love, I know that someday real soon
You'll be right next to me.
Holding me so tight.
So I will always be yours.
Although we can't be together now.
Remember I am here for you.
And I know you're there for me.
Whenever I want to be with you
I just close my eyes and pretend you're near
I see you, I touch you, I feel you, like real
Nothing can ever change what I feel inside.
How long must I be far away from you?
I don't know dear, but I know we are One...
Hm, ..
Posted by Ms. ShineDowi at 5/19/2011 10:56:00 am
Can't believe with this all yax Allah. .Why he said like that about me',,
Pliisss.,Don't judge me. . .I am thinking free about U now,, Pliisss. .Don't hurt me again,.If U want. ,,U can leave me now. .
How dare U are' !, Now let do what U want. .I don't care again,, I just waiting U until U feel had done mistake n hurt me. .
*Pi..Thanks 4 of all, All U wrote I know that is me.. I never thinking bad about U. In my silent U still hurt me, Thanks 4 Ur Luph Pi.. N thanks 2 Qira*
Pliisss.,Don't judge me. . .I am thinking free about U now,, Pliisss. .Don't hurt me again,.If U want. ,,U can leave me now. .
How dare U are' !, Now let do what U want. .I don't care again,, I just waiting U until U feel had done mistake n hurt me. .
*Pi..Thanks 4 of all, All U wrote I know that is me.. I never thinking bad about U. In my silent U still hurt me, Thanks 4 Ur Luph Pi.. N thanks 2 Qira*
Dear Evening. . .
Posted by Ms. ShineDowi at 5/15/2011 04:52:00 am
Hepiii.. Sore-sore bisa maen bareng sama Chaca_adik ku yang superrrr duperrr nyebelin kalo lagi belagu, hahayy. Nggak cuma Chaca, tapi ada juga Rexa dan Bolu.. Maen lempar pinang ke target yang sudah ditentuin. Hehee dasar aku, karena mata ku minus jadi cuma bisa pakai feeling.. Yayy tapi nggak buruk banget tuh bisa dapet rangking 3 dari 4 orang, Hahahaaaa..
Asyik main sampai nggak terasa waktu sudah mau magrib. Pinang-pinang terakhir ditangan langsung kita lempar asalan deh..
Hm cukup menghibur hari weekend yang buat aku superrr BeTe, Jadii.....I am not hate this sunday again! *****exp about one thing.
Asyik main sampai nggak terasa waktu sudah mau magrib. Pinang-pinang terakhir ditangan langsung kita lempar asalan deh..
Hm cukup menghibur hari weekend yang buat aku superrr BeTe, Jadii.....I am not hate this sunday again! *****exp about one thing.
Storyline 'Owh..My April Boy' (part I)
Posted by Ms. ShineDowi at 5/09/2011 08:47:00 am
“Woi..! dateng-dateng udah senyam-senyum sumringah gitu, kesambet setan apaan loe, Quin?!!” seloroh Vita menghampiri Quini yang sedang berjalan di koridor menuju ruang kelas keduanya.
“Enak aja loe, Vit!! Bilangin gue kesambet setan..”,
“Adanya loe tuh yang lagi kesambet setan, pagi-pagi udah bikin down mood gue yang lagi tune-in aja..” gerutu Quini manja padanya.
“Cieeilee..yang mood-nya lagi tune-in. Hahay...” ledek Vita mencandai Quini sambil mencubit pipi chubby-nya itu.
“Emang ada apaan sih sampe-sampe loe kayaknya happy buanget gitu??” tanya Vita kembali dengan rasa penasaran.
“Hemm..mau tauuu ajaa kayak pembantu loe!!” tukas Quini pebuh canda pada Vita. “Lagipula nih ya..kalau gue kasih tau, loe pasti bakalan komen nggak habis-habis.. loe kan kayak nenek-nenek, Vit. Udah sok tua plus cerewet nggak jelas gitu..” tambah Quini.
“Owh..jadi gitu nih.. udah mau maen rahasia-rahasiaan ma gue.”,
“Oke, oke..” balas Vita pura-pura kesal.
“Yeii..ngambek. Giliran nieh ngambeknya?”,
“Iya, iya..nanti gue ceritain tapi sekarang ke kantin dulu yuk, gue laper nih..di rumah tadi gue nggak sempet sarapan cuy.” rayu Quini manja.
“Iya, iya..”,
“Ya, ampuuunn..Quini, iyaa..tapi nggak pake dorong-dorong..” ujar Vita sembari tersenyum geli melihat soulmate-nya semata wayang.
*********
“Morning, Christ!!” sapa Rama,
“Pagi-pagi udah sibuk?? Lagi deadline loe..??” tanyanya kembali memecah konsentrasi Christian.
“Yaaahh..like you see.”,
“Ohya, Ram..nanti siang loe tolong gantiin gue meeting dengan Pak Pratama yah. Please..soalnya gue ada janji ketemuan dengan temen lama pas jam makan siang nanti.” Bujuk Christian setengah mengistirahatkan jari-jarinya dari tombol-tombol karakter keyboard.
“Wew, lagi ada janji dengan teman lama apa mantan lama??” ejek Rama langsung kena sasaran.
“Sialan loe, Ram!” protes Christian sembari menggaruk-garuk kepala serasa gatal panas mendengar celoteh Rama.
“Eh, Christ. Adanya nih loe tumben banget ada acara janjian..”,
“Jadi curiga gue. Waaahh, jangan-jangan loe udah dapet pacar baru ya, Christ?!” ledek Rama pada Christ. Ia tahu Christian sudah kelamaan jadi JOJOBA.
“Weits, emang sih gue udah lama JOMBLO.. tapi nggak buru-buru juga kali gue mo cari pacar baru.”,
“Hidup itu perlu dinikmati. Yah..liat-liat dulu, survei-survei dulu, sampe bosen Ram.. Habis itu baru..pilih yang paling bisa diseriusin, Haha..” celoteh Christian panjang.
“Hmm, lagak loe pera Christ! Gaya-gayaan loe pake acara liat-liat, survei-survei, loe kira toko..”,
“Wah wah wah..jangan-jangan loe homse, Christ! Karna kelamaan loe nggak laku-laku?? Kan alasan mendasar banget tuh kenapa loe betah jadi JOJOBA, yaahh..secara kan bisa berhubungan, kalo loe kepepet.” canda Rama, sembari duduk di bangku kosong sebelah Christian.
“Hmh..ini nih yang nggak ngenakin!”,
“Dasar kuya! Otak cabul! Enak aja loe asal ngomongin orang nggak laku, terus pake nambahin kata-kata homse lagi!!” disela grutunya sambil menoyor Rama yang tengah asyik menyeruput secangkir kopi yang baru dibuatnya.
“Lah kan mendasar cuy omongan gue..” tambah Rama mengusik Christian untuk bercanda dengannya.
“Iya, iya..! Mendasar ya..” ujar Christian membalas, membuat suasana ruang kerja semakin ramai karna gelak tawa dan canda keduanya.
*********
Suasana kelas tampak tenang dan serius, Quini dan Vita pun larut didalamnya. Dosen mata kuliah pagi ini pun tengah asyik menerangkan slide-slide materi kuliah, hingga waktu pun berlalu cepat.
*********
“Vit..loe jadi ikut gue ke perpus??” tanya Quini sambil sibuk dengan beberapa paper yang terlihat lumayan lagi nggak beraturan.
“Yaiyalah..masa yaiya dong..” canda Vita mencairkan suasana.
“Eh, iya. By the way nih..emang tugas terakhir dari Pak Taufik besok itu, bahan-bahan redaksinya harus dari perpus kita semua yah..??” tanya Vita.
“Ya enggak juga..cuma daripada gue nyari jauh-jauh ke perpus kampus laen, teruuss..hasil redaksinya sama aja.. mendingan gue cari disini kan..”,
“Secara sesuai banget tuh dengan slogan hidup gue, I-R-I-T. So..gue nggak perlu keluar duit bensin tambahan..” seloroh Quini sembari tersenyum diplomatis.
“Yeeii..itu sih emang dasar loe nya aja yang medit cuy!”,
“Eh, ni yah..lagian kalo loe hunting nih tugas sampe kampus laen kan bisa sekalian hunting cowok-cowok cute gitu Quin. And so..pastinya gue dengan siap siaga 48 jam, buat temenin loe..” celoteh Vita seakan burung sedang berkicau diikiuti gaya bicara yang dibuat-buat.
“Yaelaahh..itu sih mau loe banget Non!! Udah sampe ngalah-ngalahin waktu buka supermarket aja!” canda Quini sambil mencubit pipi chubby Vita.
“Yee..biariin.. gue kan normal.”,
“Dibandingin loe, Quin.. nggak habis pikir gue, loe bisa banget gitu cinta mati ama Si Jay itu. Apalagi nih..Jay kan udah tunangan. Secara jelas-jelas banget di Facebook dia update status sudah BERTUNANGAN. Kalo gue jadi loe Quin, udah pasti gue bakal ngelupain dia.. like on my love-dictionary, NO MAN NO CRY..” seloroh Vita panjang membuat Quini tertawa lebar.
“Hahahaa.. apa Vit?? NO MAN NO CRY?? Dapet nyontek dimana loe?? Hahahaa..” tawa Quini sedikit mengejek Vita.
“Iiihh, kok malah ketawain gue sih?!”,
“Awas loe ya, Quin..” protes Vita dengan raut wajah yang merah merona karna malu.
*********
“Bang, jangan pake saos sama kecap. Polos aja.” Pinta Quini memesan semangkok bakso.
“Gue juga, Bang!”,
“Nggak pake saos nggak pake kecap..tapi pake sambel dua sendok ya. Ohya, nggak pake lama juga ya Bang..” ujar Vita iseng menambahi pesanannya.
Mereka tengah asyik duduk santai di taman kampus, sambil menikmati suasana aktivitas anak-anak yang lainnya.
*********
“Ehya..Quin tadi katanya loe mo cerita. Apaan??”,
“Daritadi pagi nggak jadi-jadi cerita..padahal loe udah sampe ngajak gue keliling kemana-mana and nggak jelas gitu juntrungannya!” celoteh Vita lebay.
“Hemf..LEBAY loe, Vit.”,
”Iya, iya Sorry..loe sendiri kan tau, tadi gue full schedule jumpa fans gitu.” tambah Quini yang ikut lebay juga.
“Yeeii..sok ngartis deh loe..!”,
“Cerita dong, Quini..! Please..! Jujur kacang ijo nih yah..gue tuh penasaran abisss..” pinta Vita sembari menyuapkan satu sendok full bakso Bang Asep langganan anak kampus.
“Iya, iyaa…”,
”Jadi gini….” Ujar Quini menerangkan panjang lebar maksud rencana liburannya ke rumah Grany di desa plus ide freaknya yang ingin mencari cowok via situs jejaring facebook untuk dijadiin pacar pura-puranya.
*********
“WHAT, QUINI?? Loe serius?? Achh, gila loe!! E-N-G-G-A-K. Gue nggak setuju dengan ide loe yang mo nyari pacar pura-pura. Please deh,Quini..thinking about it again! that’s so freaky you know!!”,
“OMG..!! Loe nggak tahu aja Quini..tadi pagi nih, pas gue liat diberita aja.. banyak banget korban yang sok-sok iseng kayak loe gini, awalnya sih iseng eh malah diculik beneran.. pokoknya, intinya gue nggak setuju dengan ide freak loe..” tukas Vita menyambut ide Quini dengan kuliah tujuh menitnya.
“Bentarrr..doeloe NON! Nyembur aja daritadi..udah kayak naga loe, Vit.”,
“Gue kan tadi nggak bilang kalo bakalan ketemuan dengan orang yang nantinya jadi cowok pura-pura gue cuy..” ujar Quini menjelaskan.
“NO, NO, NO, NO..!! sekali gue nggak setuju ya gue nggak gambreng..”,
“Maybe nih ya..sekarang loe bisa bilang nggak bakal ketemuan ama tuh cowok. But than..who knows?? Quin..gue tuh hafal loe banget. Sometime you can bethink, so..gue nggak setuju. Mendingan loe liburan dengan tenang di tempat Grany, kan AMAN..”,
“Teruuss..pulangnya jangan lupa bawain gue oleh-oleh deh..” celoteh panjang menambahi kuliah tujuh menitnya disela-sela menyuap beberapa sendok bakso ke dalam mulutnya.
Mendengar kuliah tujuh menit Vita, alhasil Quini hanya bisa gigit jari, bisa dibilang Vita Lolita paling kekeuh kalau sudah menasehatinya. Dengan senyum masam yang tersinggung dibibirnya Quini menghabiskan detik-detik terakhir bola-bola bakso di mangkoknya.
*********
“Daff!” sapa Christ sambil berjalan mendekati seorang cowok yang sedang duduk di sudut cafetaria.
“Christ! Weits..tambah oke aja loe, Men..” tukas Daffi diiringi senyum kegembiraan bertemu sahabat lamanya kembali.
“Oke dari mana? Berlebihan loe, Daff..”,
“Ohya, gimana kabar loe? Masih loe jalan sama Si Ceni centil..” tanya Christ mencandai Daffi.
Mereka saling berjabat tangan akrab, membuat iri orang-orang yang tengah asyik hangout di dalamnya.
*********
“Oo..jadi ceritanya loe udah lama nge-jomblo nih.”,
“Emang kenapa dengan Clara?? Bosen..?” ujar Daffi tanpa melanjutkan kata-latanya membuat Christ bertanya-tanya.
“Bosen. Ya enggak lah..”,
“Hanya aja kita emang udah nggak cocok, and gue mau fokus dulu dengan karir gue.. kalo emang udah waktunya gue dikasih jodoh sama tuhan yah..pasti dateng juga.” celoteh Christ panjang seperti lagi berdiplomasi.
“Terus, rencananya berapa lama loe di Jakarta? Mendingan loe stay di tempat gue sementara waktu.”,
“Kebetulan..temen satu kostan gue lagi mudik ke kampungnya. Jadi loe bisa pake aja tuh kamar dia..” ajak Christ menambahi celotehnya.
“Boleh juga tuh Christ tawaran loe, yah secara gue juga belum sempet cari-cari penginapan setibanya disini.”,
“Yah..lumayanlah dua bulan penuh gue bisa ngabisin waktu sepuas-puasnya dengan sohib gue yang superduper gokil ini..” tukas Daffi semangat menanggapi ajakan Christ.
Obrolan keduanya pun lama-lama semakin hangat, ditemani hidangan khas cafetaria, juga musik penghibur yang terdengar bersahabat di pendengaran para pengunjungnya.
*********
“Tuhan beri aku cinta yang bisa meyakinkannya..” suara dering ringtone dari handphone berbunyi, membangunkan Quini dari tempat tidurnya yang empuk. Melihat private-number di layar handphone, membuat Quini sedikit malas untuk menyambutnya.
“Hallo..” sapa Quini singkat disela rasa kantuknya.
“Hai, Quin! Apa kabar?” jawab seorang cowok yang sedang menelponnya menyapa.
“Well, I’m fine..”,
“Ngobrol-ngobrol loe siapa??” ujar Quin menjawab dengan pertanyaan kembali.
“Gue F-E-R-L-Y, Non..”,
“Emang loe nggak nge-save nomor gue??” celoteh Ferly padanya.
“Yee..gimana gue tau kalo yang nelpon nih loe!”,
“Secara private-number gitu..” tukas Quin sedikit ngambek pada teman satu kelas plus satu kelompok tugasnya Pak Taufik.
“Yah, sorry-sorry.. gue lupa matiin private-number gue, Non..”,
“Jangan ngambek dunks, entar tambah cakeb.. entar abang jadinya tambah suka deh.” canda Ferly mencairkan suasana.
“Iya, iya.. Terus loe nelpon gue ada apaan, Fer?”,
“Jangan bilang..loe nelpon gue cuma mo basa-basi nanya tugas akhir kelompok Pak Taufik besok.” celoteh Quin langsung menohok dan to the point.
“Waahh..cakeb banget loe Quin, langsung tahu apah yhang kuh mahu thanyah.” suara celoteh Ferly terdengar seperti kemalu-maluan yang dibuat-buat.
Malam pun Quini lewati bersama deadline tugas-tugas yang harus dikumpulkan besok pagi. Meski awalnya ia sempat malas-malasan, telepon dari Ferly mampu mengembalikan mood-nya kembali.
*********
“Pagi!”,
“Ya, sekarang tolong kumpulkan tugas akhir kelompok yang sudah saya berikan dari seminggu lalu.” tukas Pak Taufik yang baru saja tiba di kelas dengan tegas.
Tidak butuh waktu lama, setiap perwakilan kelompok mahasiswa pun sudah berkerumun di depan meja Pak Taufik untuk mengumpulkan tugas akhir semester mereka. Satu persatu kelompok maju, dan mulai mempresentasikan makalah ilmiah yang mereka buat.
*********
“Quin!” panggil Vita dari arah belakang sambil membawa dua gelas jus yang menggugah rasa haus.
“Hmm..” sahut Quini singkat, diikuti anggukan kepalanya. Ia masih sibuk dengan tumpukan cacatan yang harus dikoreksi ulang sebelum masuk kuliah kedua.
“Hamhem hamhem hamhem aja loe!”,
“Serius amat si Non?? Sampe pensil di mulut loe kayak mo ditelen utuh-utuh.” grutu Vita disertai ledekan. Sengaja meletakkan jus dihadapan Quini yang tengah asyik dalam buku-buku catatannya.
“Waahh..sabotase yang nikmat nih!” tukas Quini tiba-tiba ketika melihat jus segar yang diletakkan Vita, yups belum 5 menit jus di dalam gelas pertama sudah kering Quin beranjak pada gelas kedua milik Vita.
“Yayayah..Quin!! haus sih haus..”,
“Hemm..dasar rongot loe!! Punya gue di embat juga..” protes Vita akan kelakuan soulmate-nya yang aneh.
“Mas, mas mas..!”,
“Jus apelnya satu lagi yah!” pesan Quini dengan wajah bete pada seorang pelayan di kantin.
“Cieilee..marah..sama gue, Vit??”,
“Sorry sorry..haus gue, nggak ketahan lagi. Jangan marah dunks cantik.. entar gue yang bayarin deh..makan siang loe hari ini plus minumannya.. yah yah..S-E-N-Y-U-M DUONK..” rayu Quini mencandai Vita dengan gaya bicara dibuat-buat. Yah memang kalau Vita untuk soulmate-nya satu ini nggak bisa marah lama-lama, karna pasti Quini akan berbuat hal yang aneh-aneh untuk melucu dan membuatnya tersenyum kembali.
*********
“Weits..lagi rajin nih! Ngetik teruus..sampe botak!”,
”Deadline lagi Christ..?” tukas Rama yang sedang berjalan pasti ke arah Christ duduk, namun tak lama ketika ia tiba disebelah Christ, Rama tercengang ketika melihat apa yang dilakukan Christ.
“Hmf, sompret!”,
“Gaya loe kuyak Christ! Sok sibuk sok serius..gue kira deadline, taunya..online FB.” celoteh Rama mengundang tawa Christian yang tak henti-henti. Christian sukses ngerjain Rama yang sok apik dan Mr. super bawel kalau ia lagi sibuk di depan komputer.
*********
“So..berarti lo jadi donk berangkat holiday ke rumah grany sore ini??” tanya Vita sambil berjalan bersama Quini menuju parkiran.
“I-Y-A lah..Non Vita Lolita!”,
“Kalo nggak berangkat sore ini entar adanya Grany ngomel-ngomel. Secara gue udah janji hari ini nyampe disana.” jawab Quini memberi kejelasan.
Membuka pintu Audy 406 yang sudah dimodifikasi warna putih stylish, dan menghidupkan mesin. Dengan suara halusnya, mengantarkan Quini pulang bersama Vita. Namun tidak menghentikan obrolan kedua soulmate yang semakin heboh.
“Exspecially for you..” suara ringtone khas dari handphone Quini, menandakan Grany yang menelponnya. Dengan buru-buru merogoh saku tasnya, Quini segera mengangkat telepon dari Grany-nya.
“Ya, Grany..!” jawab Quini dengan suara cerianya.
“Quiin..kamu lagi dimana?? Daritadi pagi Grany tunggu-tunggu, kamu tidak datang-datang.. Dadi dan Mami kamu dihubungi juga selalu sibuk.” tanya Grany penuh kecemasan.
“Maaf, Grany.. Tadi pagi, Quin ada presentasi tugas akhir kelompok dikampus.. itu juga buat nilai tambahan..” ujar Quini mencoba memberi penjelasan.
“Lho jadi kamu tidak jadi berlibur ke tempat Grany hari ini..??” tanya Grany kembali.
“Jadi jadi jadi..Grany..”,
“Aku kan tadi karna ada tugas akhir aja makanya nggak berangkat tadi pagi, but I promise..Sore ini juga Quin berangkat dengan penerbangan terakhir. So..Grany jangan sedih gitu yah..” celoteh Quini setengah merayu Grany.
“Ya sudah, Grany tunggu kamu di rumah.”,
“Nanti biar Pak Kim yang jemput kamu di bandara. Inget pesan Grany..hati-hati dan berdoa sebelum berangkat kemana-mana. Grany juga nanti kirim kabar ke Dadi dan Mami mu.” Omelan panjang Grany terasa panas di telinga Quini, melihatnya Vita yang tak kuat menahan geli dan terkikik-kikik lucu.
“Iya..!”,
“Bye Grany..” sahut Quini mengakhiri pembicaraannya dengan Grany, dan mulai beraksi mengelitiki Vita yang ketika itu terus meledek dan menertawakannya.
“Wow wow..ampuun Quin..”,
“Sorry sorry bukan maksud gue ngetawain loe. Tapi sumpah ekspresi loe tadi pas Grany ngomel-ngomel, loe lucu banget.. hahahaa..” tawa canda Vita mengalirkan suasana bahagia.
*********
“Halo, Bi..!” sapa Vita pada pembantu rumah tangga Quini yang tengah sibuk menyiram bunga-bunga dipekarangan rumah.
“Eh, Non Vita..! Apakabar?”,
“Lho tumben toh Non Vita lama banget baru dateng main kesini?” serbu Bi Eni dengan pertanyaan ringannya pada Vit, dan menemani Vita masuk kedalam rumah.
“Kan Vita sama kayak Quini, Bi.. sibuk dengan ujian akhir semester juga tugas-tugasnya.” seloroh Vita berceloteh.
*********
“Mami, Dadi belum pulang yah Bi?” tanya Quini tiba-tiba keluar dari dapur sambil membawa dua gelas orange-syrup dingin yang ditujukan untuk Vita. Alhasil Vita yang sejak tadi kehausan langsung menyambar, diiringi senyum manisnya pertanda ucapan terima kasih pada soulmate-nya.
“Belum Non.”,
“Ohya, Non..tadi siang Grany telpon. Grany tanyain Non, Bapak juga Ibu.”,
“Memangnya Non jadi mau liburan ke rumah Grany di desa?” ujar Bi Eni panjang lebar.
“Jadi.” Jawab Quini singkat disela tegukan orange-syrup pertamanya,
“Ohya..Bi Eni tolong bantu Quin packing pakaian yang di atas tempat tidur yah..” ujar Quini meminta bantuan Bi Eni.
“Sekarang, Non?” tanya Bi Eni mulai lagi dengan penyakit tulalitnya.
“Wah..jangan sekarang Bi. Gimana kalo tahun depan aja, tapi..Bibi yang tanggung yah kalo Grany ngomel-ngomel panjang..” canda Quin mengundang tawa Vita melihat ekspresi Bi Eni lucu.
“Yah kalo diomelin Grany sih Bibi mendingan sekarang bantuin packing-nya, Non.” Seloroh Bibi segera bergesit sebelum mendengar komentar Quini yang berujung kata-kata Grany. Maklumlah Grany terkenal dengan senjata pamungkasnya, alias TUKANG NGOMEL-NGOMEL. Kalau sudah ngomel, Grany pasti bisa berjam-jam menghabiskan petuahnya.
*********
Menghabiskan waktu menunggu Quini bersiap dan berdandan, Vita pun asyik melalap habis manga_komik Jepang yang menjadi koleksi andalan soulmate semata wayang-nya. (Shine)
Shine's TOP 10 Chart, #All about Beauty L. O. V. E. Song
Posted by Ms. ShineDowi at 5/07/2011 10:41:00 pm
# 100% INDONESIA
1. Derbi Romero feat Gita Gutawa ~ Cinta Takkan Salah
2. Geisha ~ Cinta dan Benci
3. Petra Sihombing ~ Inilah Cinta Ku
4. Nikita Willy ~ Lebih Dari Indah
5. Anderta ~ Jujur Saja
6. Ungu feat Andien ~ Saat Bahagia
7. Vierra ~ Takut
8. Calvin Jeremy ~ Maaf
9. Ari ~ I Think of You
10. Marcell ~ Peri Cinta Ku
1. Derbi Romero feat Gita Gutawa ~ Cinta Takkan Salah
2. Geisha ~ Cinta dan Benci
3. Petra Sihombing ~ Inilah Cinta Ku
4. Nikita Willy ~ Lebih Dari Indah
5. Anderta ~ Jujur Saja
6. Ungu feat Andien ~ Saat Bahagia
7. Vierra ~ Takut
8. Calvin Jeremy ~ Maaf
9. Ari ~ I Think of You
10. Marcell ~ Peri Cinta Ku
Love Song. . .La la la
Posted by Ms. ShineDowi at 4/29/2011 06:29:00 am
♥♥♥........Bukan ku tak sayang, Bukan ku tak cinta.. Apalagi tak memperhatikanmu. Aku hanya butuh, Sedikit berpaling.. Bukan ada yang lain bukan pula jenuh..
Jujur saja.. Aku makin cinta, Aku makin sayang, Dan makin tergila padamu. Jujur saja.. Aku makin cinta, Aku makin sayang, Dan makin tergila padamu..
Asal kamu tau semua itu hanya untuk menjemputmu........♥♥♥
\(´▽`)/ Yaapiieee! Hepi banget kalau aku nyanyiin lagu di atas.. Like seeing Papi n me ♥ story, proses yang cukup lelah tapi.......Everything will arriving in the right time and make it all back into that our truelove. *So sweet*┌(_o_)┐
LuphU papi. .♥.♥.♥.♥.♥
Jujur saja.. Aku makin cinta, Aku makin sayang, Dan makin tergila padamu. Jujur saja.. Aku makin cinta, Aku makin sayang, Dan makin tergila padamu..
Asal kamu tau semua itu hanya untuk menjemputmu........♥♥♥
\(´▽`)/ Yaapiieee! Hepi banget kalau aku nyanyiin lagu di atas.. Like seeing Papi n me ♥ story, proses yang cukup lelah tapi.......Everything will arriving in the right time and make it all back into that our truelove. *So sweet*┌(_o_)┐
LuphU papi. .♥.♥.♥.♥.♥
Bad feeling. . .
Posted by Ms. ShineDowi at 4/20/2011 11:11:00 am
┌(_o_)┐. . .
Aku pikir dia menungguku mengucapkannya.. Tapi nyatanya tidak, aku salah berpikir, reaksi ku saja yang berlebihan berharap.
Dia sangat bebas kemana pun yang diinginkan, bebas melakukan apa yang dia mau.. Menarik perhatian, dan menjadi perhatian..
Sebaiknya aku tidak menaruh harap apa pun padanya, biar aku tidak kembali tersakiti.
Aku bodoh.. comment pun dia tidak! *lupakan lupakan lupakan* Besok juga saat aku sadar hari sudah berganti, jadi satu hari ini harus ku lalui tanpa perlu merasakan deritanya..
*ShineLuph4U4eva'
Aku pikir dia menungguku mengucapkannya.. Tapi nyatanya tidak, aku salah berpikir, reaksi ku saja yang berlebihan berharap.
Dia sangat bebas kemana pun yang diinginkan, bebas melakukan apa yang dia mau.. Menarik perhatian, dan menjadi perhatian..
Sebaiknya aku tidak menaruh harap apa pun padanya, biar aku tidak kembali tersakiti.
Aku bodoh.. comment pun dia tidak! *lupakan lupakan lupakan* Besok juga saat aku sadar hari sudah berganti, jadi satu hari ini harus ku lalui tanpa perlu merasakan deritanya..
*ShineLuph4U4eva'
Thinking 5!' Ssstt..Silent'
Posted by Ms. ShineDowi at 2/22/2011 06:39:00 am
[1] "...walau malam tanpa bintang.." penggalan beberapa kata dari lirik lagu Anang feat putri tercinta_Aurel, kini mengisi suasana hatiku..*mendung dunx cinn* Ya ya ya...*kalo yg neh bukan lirik lagu lagi kan?* hatiku bermuram malam ini, but I still believe what Allah gave..it's all a valuable learning for me.
[2] Perjalanan hidup yang penuh lika-liku, memaksaku dengan baik untuk kuat_mencoba belajar apa itu arti ikhlas.*tapi blm ktemu n salaman juga saiia dg mas ikhlas itu*
[3] Perempuan dan laki-laki, mahluk Allah yang punya tingkat sensitifitas berbeda mengenai hati...*wew emg hatinya terbuat dr apa???* Coba deh kita tes dengan pertanyaan sekaligus pernyataan yang pernah terucap dari seorang laki-laki,*looking looking yax*
Laki-laki : 'Lebih baik mencintai/mengasihi atau dicintai/dikasihi? *Emang nya gampang mencintai/mengasihi ssorang!?!!*'
Perempuan : 'Saya lebih baik mencintai/mengasihi.' *Ya emang gk gampang seh..* Kalau kamu sendiri???'
Laki-laki : 'Umumnya sebagai laki-laki saya lebih baik dicintai/dikasihi, tidak mudah buat saya mencintai/mengasihi. Benar bukan?!!'
Perempuan : 'Ya kamu benar..Namun betapa menyedihkannya dunia ini jika aku ikut berucap seperti mu. Berarti tidak ada lagi perempuan yang mau_bersedia menikah dengan laki-laki kalau ia takut disakiti, tidak ada lagi perempuan yang mau melahirkan seorang anak pun kalau nanti nya ia takut didurhakai oleh anaknya.'
[4] Pergantian waktu semakin cepat, melampaui batas ku berpikir.. Berlari mengejar waktu karna tanpa terasa waktu menjadikan ku budaknya.
Sanggup aku menjadikan waktu sebagai budak ku???*eng ing eeeng..bisa gk yax?!?*'
[5] Sempat tersirat rasa ku jengah dengan situs jejaring sosial. Tak bisa ditampik modernisasi dan pengembangan tekhnologi terus-menerus menambah jumlah sosialita di dalamnya.*hm*
[2] Perjalanan hidup yang penuh lika-liku, memaksaku dengan baik untuk kuat_mencoba belajar apa itu arti ikhlas.*tapi blm ktemu n salaman juga saiia dg mas ikhlas itu*
[3] Perempuan dan laki-laki, mahluk Allah yang punya tingkat sensitifitas berbeda mengenai hati...*wew emg hatinya terbuat dr apa???* Coba deh kita tes dengan pertanyaan sekaligus pernyataan yang pernah terucap dari seorang laki-laki,*looking looking yax*
Laki-laki : 'Lebih baik mencintai/mengasihi atau dicintai/dikasihi? *Emang nya gampang mencintai/mengasihi ssorang!?!!*'
Perempuan : 'Saya lebih baik mencintai/mengasihi.' *Ya emang gk gampang seh..* Kalau kamu sendiri???'
Laki-laki : 'Umumnya sebagai laki-laki saya lebih baik dicintai/dikasihi, tidak mudah buat saya mencintai/mengasihi. Benar bukan?!!'
Perempuan : 'Ya kamu benar..Namun betapa menyedihkannya dunia ini jika aku ikut berucap seperti mu. Berarti tidak ada lagi perempuan yang mau_bersedia menikah dengan laki-laki kalau ia takut disakiti, tidak ada lagi perempuan yang mau melahirkan seorang anak pun kalau nanti nya ia takut didurhakai oleh anaknya.'
[4] Pergantian waktu semakin cepat, melampaui batas ku berpikir.. Berlari mengejar waktu karna tanpa terasa waktu menjadikan ku budaknya.
Sanggup aku menjadikan waktu sebagai budak ku???*eng ing eeeng..bisa gk yax?!?*'
[5] Sempat tersirat rasa ku jengah dengan situs jejaring sosial. Tak bisa ditampik modernisasi dan pengembangan tekhnologi terus-menerus menambah jumlah sosialita di dalamnya.*hm*
Popular Posts
shine dowi shine dowi shine dowi shine
All in ME
- Ms. ShineDowi
- Who's Ms. Shine Dowi ?,, Was born in Bandar Lampung, the capital town-district from Lampung Province. In 1986, as the 2nd child from her parents she lifes with prematurely condition in health. Always stay at home and did everything to close. That premature's didn't make her stop to growing fastly in academic, art, and sport. Not only have good condition when doing her life but the worst time often come to make her mental up and down surely. Like in 5 years old, Shine's beginning to swimmer athlete. Haven't time for relaxing when the morning come until bed-time, just did the best schedule had. 1993, Shine joined to Elementary and continued her Junior High-school in 1999. The last of school grade, She finished her High-school when aged 17th of year and 10 month in 2005. She memorised always found RED-point for her health grafic, and didn't school for 2 weeks. But she still loved to active for school of theatre. Shine come to College of Pharmacy Major. And in 2007, the 1st time she trully failed for academic, downed_hard depression. Walked into 3 years, She had better condition. And focus to reach her dream back. GANBATTE!
Followers
SQW23-homey. Powered by Blogger.
dStrawRainbow
TodayIsNotAGoodDay2GiveUp!!!
Powered by WordPress
©
Gotcha 'gurl - Designed by Matt, Blogger templates by Blog and Web.
Powered by Blogger.
Powered by Blogger.