Sudah lama aku tidak pernah membaca buku-buku yang tertata rapih di rak buku yang tengah berusia belasan tahun menemani hidupku. Kini saat aku mencoba memilih buku klipping karya cipta ku semasa kecil, betapa bahagia aku membacanya, tanpa terduga kembali ku menemukan cerita cinta abadi yang telah lama aku lupakan....

Cerita cinta sepasang kekasih yang Allah takdirkan untuk hidup bersama dan mengalami indahnya lika-liku hidup yang penuh kebahagiaan bersama, membuat diriku dari sekian banyak orang yang mengaguminya terpesona akan kisah cinta keduanya.

Walaupun kini, salah satu telah berpulang kepada-Nya...Tak berhenti rasa cinta kasih mengalir antar keduanya.

"Eyang BJ HABIBIE - Eyangti HASRI AINUN HABIBIE"

Masa kanak-kanak ku terinspirasi karena keduanya. Sangat indah dan penuh power-full meski kondisi kesehatan ku sangat terbatas. Setiap hari, setiap jam, setiap menit, setiap detik...Semangatku menggebu untuk meraih masa depan yang cerah. Tak merasa lelah, tak ada keluhan sedikitpun untuk ku maju menjadi yang terbaik hingga keberanianku membuncah untuk belajar dan mengejar mimpiku hingga keluar negeri.
Dan senyum keduanya tampak jelas pada poster yang terpajang jelas di dinding kamarku. Senyum yang membangkitkan gairahku akan impian cita-citaku, akan takdir ku sebagai mahluk yang wajib bersujud kepada sang pencipta-Nya.

Hari-hari masa lalu ku terlalu indah untuk sebuah keberhasilan saat ku tahu arah, dan pengaruh baik keduanya.

Namun kini hanya menjadi penggalan kisah hidup membahagiakan yang sulit terulang kembali di saat ku dewasa dan ilang arahku.

Tersadar banyak kisah hidup penuh kekalahan yang aku lalui tanpa arah. Tersadar ku karena sebuah buku hasil klipingan ku semasa kanak-kanak, betapa ku mempunyai harapan dan kemauan besar atas cita-cita ku.

This is my first article about my son who is in the baby.
He was only reached 17weeks 2days (same as 19weeks 2days by SpOG doctor).. Increased day my stomach getting bigger and is amazed me, I'm happy about it.

First I check the baby.. Thankful I got the gift of Allah SWT, to get the best SpOG doctor. He gave me a couple of questions that taught me to be wise to treat the baby in the baby.

Viewing 2D and 4D ultrasound, felt my heart beating amazed that Allah SWT's incredible to me unfortunately. My baby is healthy.. with the brain capacity of a perfect 70%. Although at first I thought my baby girl, and the fact the baby actually gets boy, I'm still happy. Allah SWT had a purpose of providing a baby boy for me. I hope my baby is always healthy and developing well..

For the future I also hope that someday he will be a wise, noble, honest and clever, love family, love of Allah SWT the creator..(amin.)
And although so far I have not found a good name for him, I tried to talk to him with my heart. May onetime Allah SWT give guidance best name for my baby boy.. 
 



"Although I've never felt being in a family full of love and happiness.. I will continue to learn how to give love and happiness to the baby, so he grew up to be a best boy like in my prayers. -Me*myself"

Almost a year time goes by.. But grief and pain in my heart is still flowing.
"Ya Allah.. What do you want from me? What should I do? That you always hear my words from there?"
Now on my mind, I can only praying for her happiness. Only feeling happy for her happiness.. Although up to now she is still telling more bad about me to her friends, and our big-family.
Is that the way she loves me? As the only one her daughter...

I still love you here and miss you in my every time, although you will be late to know..
"Ma, with all my love.. I forgive all of your mistake. In fact, no reason for me.. Just you are the only one mother who made me born into this world. Love you Ma.."




Surat untuk Mama...

Ma...
Kenapa aku semakin tidak bisa mengerti dirimu? Kenapa engkau pun semakin tidak bisa mengerti diriku? Atau memang karena tidak mau mengerti aku..

Ma..
Apa mama tahu aku sangat terluka sekarang? Apa mama tahu aku sangat ingin pergi selamanya saja melihat kau tidak memperdulikan aku..

Ma..
Aku ini hanya satu-satunya putri yang kau punya, yang kau lahirkan kedunia tanpa aku ingini.. Atau kau memang tidak pernah menginginkan aku?

Ma..
Salahkah aku disaat anak perempuan lainnya sedang bermanja dengan mama mereka aku pun menginginkannya? Atau harus sedingin apakah aku untuk menjadi sepertimu..

Ma..
Aku sangat mencintai dirimu melebihi apapun, sekali pun harus meregang nyawa demi mu aku rela..

Ma..
Kau tahu aku begitu menyesali kesalahan yang aku perbuat, aku sangat ingin memperbaikinya.. Atau apakah kau menginginkan aku larut dalam penyesalan hingga aku memilih mati untuk tidak merasakan pedihnya?

Ma..
Aku sangat membutuhkan mu, aku ingin kau memelukku penuh kasih sekali saja.. Atau apakah kau ingin aku pergi selamanya tanpa merasakan pelukmu saat ini?

Ma..
Maafkan aku...Selamanya aku tidak akan pernah bisa jadi yang terbaik.
Aku sangat mencintaimu sampai akhir hidupku, walau ku tidak bisa membayarnya sampai aku tiada sekali pun.

Ma..
Kalau ku pergi nanti dan tiada ku di sisimu, aku selalu akan melihatmu dari sana, aku selalu akan tersenyum dalam ketiadaanku..

Bahagialah ma, selamanya...(maafkan aku)

Empty...without you'

Detik ini kotak kepedihan ku terbuka. Aku pun tidak tahu harus bersikap bagaimana.

*hahhh* Rasanya seperti hujan batu, menimpuki perasaanku tiada henti. Ini semua karena-nya. Karena dia aku selalu terluka, karena dia aku menangis tiada henti. Namun hati-nya tetap saja begitu dingin kepada ku..

I love you so much..
I really need you in my life..
Did you know I miss you so much ? And I always wait for your loving hug..
But why do you say I am not heartless and evil so...
Do you know your words hurt me so hard until make me can't breathing well.
Why can't you be a little sweet to me ?

*crying hard* I am so sorry Mom, I am so..so sorry for everything done. Why you are always hurt me? What should I do to make you hug me now? *what should I do*

Rindu, ......

Selama aku mencari
Selama aku menanti
Bayang-bayangmu di batas senja
Matahari membakar rinduku
Ku melayang terbang tinggi

Bersama mega-mega, menembus dinding waktu
Ku terbaring dan pejamkan mata
Dalam hati ku panggil namamu
Semoga saja kau dengar dan merasakan

Getaran di hatiku yang lama haus akan belaianmu
Seperti saat dulu saat-saat pertama
Kau dekap dan kau kecup bibir ini
Dan kau bisikkan kata-kata aku cinta padamu

Peluhku berjatuhan, menikmati sentuhan
Perasaan yang teramat dalam
Telah kau bawa segala yang ku punya
Rindu ini telah sekian lama terpendam

Getaran di hatiku yang lama haus akan belaianmu
Seperti saat dulu saat-saat pertama
Kau dekap dan kau kecup bibir ini
Dan kau bisikkan kata-kata yeah aku cinta
Kepadamu ooh
Kepadamu ooh
Every second, every minute, every hour, every noon, every night, every day, every week and every month, every year up to start a new change, no change in my life....

Makes breathing more difficult, I felt suffocated...
Always been pensive, sad to see the point of life itself increasingly blurred.

I want to help, I need help...

My age is increasing rapidly, the greater the sense of inferior because I looked less and less ideal.

I have to do the changes? Change what and how?

God forgive me...not me complaining. But there are doubts that my heart, this my heart's fill.
Please listen to that
I want to be valuable as well. Not to be praised, but I want to be loved...